Ulasan Seputar Perkembangan Terbaru Kasus Corona di Indonesia

  • Whatsapp
Ulasan-Seputar-Perkembangan-Terbaru-Kasus-Corona-di-Indonesia
Foto oleh Markus Spiske

Saat ini Indonesia memang sedang dalam masa yang sulit. Sampai dengan saat ini masyarakat yang positif corona sudah bertambah menjadi 2.956 per 8 April 2020. Achmad Yurianto selaku juru bicara covid-19 Indonesia menjelaskan bahwa kasus penambahan terjadi sebanyak 218 jiwa untuk pasien yang covid -19. Sedangkan untuk jumlah kasus yang meninggal bertambah menjadi 240 jiwa yang artinya terjadi penambahan sebanyak 19 orang. Dan untuk pasien yang sembuh saat ini sudah mencapai 222 kasus.

Jumlah kasus sebanyak 247 tersebut terjadi di beberapa daerah di Indonesia yakni daerah Banten 7 jiwa. Jakarta 135 jiwa, Jawa Tengah 1 jiwa, Jawa Barat 80 jiwa, Jawa Timur 5 jiwa, Sulawesi Utara 3 jiwa, dan Sulawesi Selatan 15 jiwa. Dengan adanya penambahan jumlah pasien tersebut kita yang saat ini masih sehat harus mulai sadar untuk tetap menjaga kesehatan. Kegiatan tersebut bisa dimulai dari diri sendiri dan kemudian kita terapkan pada orang-orang yang ada di sekeliling kita. Hal ini dikarenakan kunci supaya tidak mudah tertular oleh virus covid-19 tersebut adalah dengan menjaga kebersihan dengan rajin melakukan cuci tangan dengan menggunakan sabun dan menggunakan air mengalir.

Dan untuk menunjukkan keseriusan dalam menangani wabah atau pandemi yang semakin buruk seperti sekarang, saat ini pemerintah Indonesia sudah memiliki kurang lebih 20 unit alat tes laboratorium yang nantinya bisa digunakan untuk langkah percepatan penanganan kasus covid-19. Alat tersebut didatangkan secara langsung dari Swiss dan kemudian akan didistribusikan pada 11 provinsi yang ada di Indonesia. Beberapa provinsi yang akan mendapatkan alat tersebut adalah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Papua, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Tidak hanya itu saja saat ini pemerintah juga sudah mendatangkan 20 jenis alat PCR yang secara keseluruhan terdiri dari beberapa alat seperti RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR yang memiliki kemampuan untuk melakukan tes sampai dengan 1o ribu setiap harinya. Pemerintah juga menegaskan bahwa alat tersebut juga memiliki kemampuan tes yang berbeda-beda. RNA Extractor nantinya bisa digunakan untuk mengetahui hasil tes RNA sampai dengan 1.000 per harinya. Sementara untuk Detector sedangkan untuk PCR bisa digunakan untuk melakukan tes dengan kapasitas sampai dengan 500 per harinya.

Pemerintah juga menjelaskan bahwa apabila semua alat tes tersebut sudah terinstal maka dalam satu hari dari alat tersebut dapat digunakan untuk mengetahui hasil tes sampai dengan 9000 – 10.000. Dengan begitu pemerintah bisa segera tuntas dalam mengetahui masyarakat yang terinfeksi covid -19 sehingga kasus tersebut bisa segera tuntas dan hilang dari Indonesia dan pemerintah bisa menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan corona di Indonesia.

Pemeriksaan yang menggunakan teknik reaksi rantai polimerase (PCR) adalah merupakan salah satu jenis tes yang nantinya bisa digunakan untuk mendeteksi covid-19. Pemeriksaan dengan teknik ini dilakukan dengan menggunakan teknik usap (Swab) yang diambil dari saluran pernapasan bagian atas yakni berasal dari bagian hidung, mulut dan tenggorokan. Dengan adanya sampel tersebut nantinya akan digunakan untuk melakukan deteksi apakah orang tersebut memang benar positif covid-19 atau tidak. Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar perkembangan corona di Indonesia yang paling terbaru, Anda bisa mengunjungi aplikasi Halodoc.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *