Merawat Gigi Dan Gusi Bagi Ibu Hamil Wajib! Berikut Ulasannya

  • Whatsapp

Ketika hamil, tak jarang muncul pelbagai keluhan, termasuk sakit gigi dan gusi. Ibu hamil (bumil) perlu berhati-hati dalam memecahkannya, sebab tak seluruh obat aman dikonsumsi dalam masa kehamilan. Yuk, kenal lebih lanjut.

Peningkatan hormon ketika hamil, bisa memberi pengaruh bagaimana tubuh menanggapi plak dan bakteri pada gigi, sehingga meningkatkan risiko sakit gigi dan gusi pada beberapa ibu hamil. Oleh maka, Bumil perlu lebih menjaga kesehatan gigi dan gusi. Apalagi, penelitian menemukan adanya relasi antara penyakit gusi (terpenting infeksi kronis) pada ibu hamil dengan bayi lahir prematur, atau lahir dengan berat badan rendah.

Read More

Risiko Gangguan Gigi dan Gusi ketika Hamil

Naiknya kadar progesteron berisiko memudahkan perkembangan kuman di mulut dan membikin lapisan gusi menjadi lebih peka. Situasi ini dapat lebih parah pada ibu hamil yang sebelumnya memang telah mempunyai penyakit gigi dan gusi.

Yuk, kenali gangguan kesehatan gigi dan gusi yang lebih berisiko terjadi ketika hamil:

1. Kerusakan lapisan gigi

Hormon kehamilan bisa membikin asam lambung lebih gampang untuk naik ke tenggorokan (refluks asam lambung). Situasi ini membikin ibu hamil menjadi kerap muntah, sehingga asam lambung melekat di gigi dan merusak lapisan gigi.

2. Peradangan gusi (gingivitis)

Gingivitis lebih kerap terjadi dalam kehamilan trimester kedua. Bumil mungkin mengalami gusi sembab, kemerahan, nyeri, atau berdarah ketika disikat. Sekiranya tak kunjung reda, Bumil sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk menerima pengobatan guna meredakan peradangan.

3. Tumor gusi

Jangan takut dahulu pada kata tumor ya, Bumil. Sedangkan tak nyaman, benjolan merah pada jaringan gusi yang meradang ini tak bersifat ganas (kanker) dan tak bisa menyebar ke zona tubuh lain. Situasi ini diketahui juga sebagai epulis gravidarum dan mungkin membutuhkan perawatan medis untuk memecahkannya.

Lazimnya gangguan gigi dan gusi imbas hormon kehamilan akan reda sesudah bayi lahir. Namun, kalau sakit gigi atau gusi tak kunjung membaik atau justru terasa kian parah sesudah melahirkan, sebaiknya Bumil seketika memeriksakan diri ke dokter, ya.

Merawat Gigi dan Gusi untuk Bumil

Supaya gigi dan gusi konsisten sehat selama kehamilan, Bumil perlu melaksanakan sebagian penyesuaian dalam perawatan gigi dan gusi, di antaranya:

1. Pilih makanan rendah gula

Wajar saja bila Bumil ngidam makanan yang manis-manis, melainkan sebaiknya konsisten dikontrol supaya tak berlebihan, sebab berisiko merusak gigi. Dianjurkan untuk memilih makanan dan camilan yang rendah gula ya, Bumil. Jangan lupa berkumur dengan air bersih, dan menggosok gigi sesudah mengkonsumsi makanan manis.

2. Perbanyak asupan kalsium dan vitamin D

Bumil direkomendasikan lebih banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kalsium, seperti susu, keju, yoghurt tawar, dan susu kedelai yang diperkaya kalsium. Cukupi juga keperluan vitamin D, bagus dari suplemen yang diberi oleh dokter, ataupun dari makanan seperti ikan salmon dan telor.

3. Pakai sikat gigi dengan bulu sikat lembut

Pakai sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, dan kalau perlu, dengan kepala sikat yang lebih kecil, supaya gusi tak gampang berdarah. Kecuali itu, hindari obat kumur yang mengandung alkohol.

4. Tak lantas menyikat gigi sesudah muntah

Sesudah muntah, sebaiknya jangan lantas menyikat gigi, sebab berisiko merusak enamel. Berkumurlah dengan air secara khusus dulu, untuk membilas asam lambung yang melekat di lapisan gigi dan gusi.

Jikalau keluhan yang timbul terasa sungguh-sungguh mengganggu, Bumil direkomendasikan berkonsultasi ke dokter kandungan atau dokter gigi untuk menerima penanganan yang pas.

Dengan perawatan yang benar, gigi dan gusi Bumil akan konsisten sehat dan bebas dari penyakit yang bisa mengganggu kesehatan bayi dalam kandungan. Yuk, mulai dari kini lebih teliti merawat gigi dan gusi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *