Inilah Tips Dan Trik Menghindari Stroke Dimulai Dari Rutinitas Sehari-hari

  • Whatsapp

Tak cuma pada lanjut umur (lansia), stroke juga dapat terjadi pada umur yang jauh lebih muda lho. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, stroke termasuk salah satu penyebab kematian utama di hampir segala rumah sakit di Indonesia. Sebelum stroke mengancam, kau dapat merubah adat istiadat sehari-hari menjadi lebih sehat.

Stroke terjadi saat aliran darah ke otak terganggu sebab perdarahan maupun penyumbatan darah. Hal yang lebih membahayakan, stroke pada umur dewasa muda tak senantiasa mempunyai gejala yang spesifik, sehingga membikin diagnosis tak jarang telat dan menyebabkan cacat permanen.

Read More

Mulai dari Tradisi Sehari-hari

Risiko stroke meningkat bila mempunyai berat badan berlebih atau obesitas, kadar kolesterol yang tinggi, dan tekanan darah tinggi. Kecuali itu, gangguan pembuluh darah, seperti penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis) atau kelainan struktur pembuluh darah di otak, juga bisa menyebabkan stroke.

Menjalani gaya hidup sehat sebagai komponen dari adat istiadat bagus yang dijalani tiap hari, bisa mengurangi risiko stroke. Berikut sebagian hal yang disarankan supaya gaya hidup menjadi lebih sehat:

1. Membetulkan pola makan

Pola makan yang tak sehat bisa meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol sehingga meningkatkan risiko stroke. Mulai perbaiki pola makan dengan mengontrol konsumsi garam supaya tak berlebihan, merupakan tak lebih dari satu sendok teh sehari.
Kecuali itu, atur pola makan yang sehat dan bergizi setara, pilih makanan rendah lemak, perbanyak konsumsi sayuran, buah dan gandum utuh. Kau juga dapat memilih ikan, ayam dan daging tanpa lemak. Kurangi makan makanan pesat saji dan makanan berminyak, serta batasi konsumsi minuman memabukkan yang bisa meningkatkan tekanan darah, berat badan, dan memperbesar risiko terjadinya stroke dalam rentang panjang.

2. Berolahraga secara teratur

Kelebihan berat badan dan kurang aktif bergerak bisa meningkatkan risiko stroke. Olahraga teratur bisa menolong menjaga berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol konsisten normal. Yuk, usahakan untuk bergerak aktif setidaknya 30 menit per hari atau berimbang dengan 2,5 jam per pekan, seumpama dengan berjalan pesat atau bersepeda.

3. Stop mengisap rokok

Rokok bisa menyempitkan pembuluh darah arteri, sehingga meningkatkan risiko penyumbatan darah dan stroke. Sebab itu, sebaiknya kau lantas stop mengisap rokok. Usahakan juga untuk tak menjadi perokok pasif. Kali berada di sekitar perokok dan menghirup asap rokok berisiko menyebabkan stroke juga lho.

4. Mengelola stres

Hati-hati, perempuan terbukti dua kali lebih berisiko mengalami gangguan kecemasan dan depresi dibanding pria. Stres bisa memicu tubuh mengeluarkan hormon yang bisa meningkatkan ketegangan pembuluh darah, sehingga tekanan darah bahkan akan meningkat.

Itulah sebabnya, kenapa stres yang berlebihan dalam rentang panjang bisa meningkatkan risiko stroke. Supaya tak gampang stres, biasakanlah untuk konsentrasi cuma pada satu tugas dalam satu waktu, dan dikala kau merasa tertekan, cobalah untuk menarik nafas dalam atau keluar ruangan sebentar untuk menenangkan diri.

Akan lebih bagus bila perubahan gaya hidup sehat yang bisa mencegah stroke ini dikerjakan bersama keluarga. Jikalau dikerjakan bersama-sama, perubahan akan menjadi lebih gampang dikerjakan. Sekiranya kau mempunyai unsur-unsur risiko di atas, berkonsultasilah pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang ideal, demi mencegah stroke.

Yuk, mulai gaya hidup sehat dikala ini bersama keluarga supaya bisa terhindar dari stroke.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *