Deposito adalah Pilihan yang Cocok Bagi Pemula, Ini Tips Efektif Investasinya!

  • Whatsapp
Deposito-adalah-Pilihan-yang-Cocok-Bagi-Pemula-Ini-Tips-Efektif-Investasinya
Foto dari Canva

Dari beragam jenis investasi yang dinilai cocok bagi pemula, deposito menjadi salah satu pilihan yang tepat. Deposito adalah tipe investasi yang efektif untuk digunakan karena tergolong aman dan mudah dilakukan oleh pemula. Selain itu deposito juga terbilang rendah risiko sehingga sangat direkomendasikan bagi pemula yang mungkin nilai modalnya masih terbatas.

Tips Deposito

Agar deposito ini bisa menghasilkan keuntungan yang optimal, maka ada beberapa hal yang penting untuk dilakukan. Sesuai prinsipnya, investasi harus dilakukan secara cermat dan tidak boleh terburu-buru. Berikut ini adalah 5 tips efektif melakukan investasi dalam bentuk deposito bank:

1. Tetapkan Tujuan Deposito

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menyimpan uang dalam bentuk deposito adalah menetapkan tujuan dari investasi ini. Pada prinsipnya langkah ini harus dilakukan untuk berbagai jenis investasi, tak hanya deposito. Cari tahu dulu apa tujuan investasi Anda karena ini akan berpengaruh pada pilihan program deposito yang akan dilakukan.

2. Pilih Jangka Waktu yang Tepat

Deposito adalah jenis tabungan berjangka. Setelah menentukan tujuan deposito maka Anda bisa menentukan pilihan jangka waktu yang paling tepat. Pihak bank biasanya akan menawarkan beberapa pilihan tenor atau jangka waktu deposito. Mulai dari yang tenor pendek 1 bulan dan 3 bulan hingga tenor panjang 12 bulan sampai 24 bulan. Pilih mana yang paling sesuai dan bisa memenuhi target investasi.

Bagi Anda yang masih ingin belajar dan mencari tahu plus minus deposito, maka tenor pendek bisa jadi pilihan. Namun jika ingin menyimpan uang secara mantap untuk kebutuhan jangka panjang maka tenor panjang bisa diambil. Pada intinya semakin panjang tenor maka akan semakin banyak pula keuntungan yang bisa diperoleh.

3. Lakukan Diversifikasi

Selanjutnya silakan melakukan diversifikasi deposito yang Anda lakukan. Simpanlah dana deposito dengan cara membaginya ke berbagai plot dengan pilihan tenor yang berbeda. Ada dana yang disimpan di deposito jangka pendek dan ada yang disimpan di deposito jangka panjang. Langkah ini juga sangat direkomendasikan agar Anda bisa melakukan analisis untuk memahami likuiditas deposito.

4. Tetapkan Jumlah Dana

Silakan tentukan berapa besar jumlah dana yang akan disetorkan sebagai deposito. Jangan sembarangan meletakkan dana ke bank dalam bentuk deposito. Biasanya setiap bank akan memiliki jumlah minimal uang yang harus disetorkan untuk membuka layanan tabungan berjangka ini. Cari tahu berapa besar jumlah uang minimal dan tentukan apakah angka tersebut sesuai dengan ekspektasi atau tidak.

Kemudian lakukan perhitungan dulu, jika jumlah dana sekian Anda masukkan sebagai deposito maka berapa besar imbal hasil yang akan diperoleh nantinya. Semakin besar jumlah uang yang didepositokan maka akan semakin besar juga keuntungannya. Jadi, silakan hitung terlebih dahulu dan sesuaikan dengan target deposito Anda.

5. Pertimbangkan Bunga Deposito

Jangan lupa cari tahu juga besar bunga deposito yang ditawarkan oleh pihak bank. Hitung berapa besar bunga yang akan didapat dengan jangka waktu tertentu dan dengan jumlah uang yang Anda setorkan. Mintalah bantuan bank untuk melakukan perhitungan bunga ini agar Anda bisa merasa semakin yakin untuk berinvestasi dalam bentuk deposito.

Jelas sekali bahwa deposito adalah jenis investasi yang menguntungkan. Investasi ini juga tergolong mudah dilakukan selama Anda tahu strategi dan konsepnya. Jika sudah untung di deposito maka Anda bisa coba sistem investasi lainnya. Misalnya, Anda bisa coba mengikuti sistem investasi peer to peer lending di Indonesia untuk mengumpulkan profit optimal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *